Layanan Belajar Tematik Berbasis Daring-Luring melalui Drive Thru Mengurangi Kejenuhan Siswa Dimasa Covid-19, MTsN 6 Malang

MTsN 6 Malang memberikan layanan bahan ajar tematik drive
thru sebagai upaya mengurangi kejenuhan siswa belajar di
rumah selama masa pandemi covid-19. Kegiatan belajar
tematik yang fokus pada gerak dan memanfaatkan sumber
belajar yang ada di rumah yang diikuti oleh seluruh siswa.
Dilematis tantangan pembelajaran jarak jauh baik melalui
Daring atau luring mengalami banyak kendala. Infrastruktur
jaringan internet, tidak punya gawai, kuota, pembiayaan dan
menurunnya motivasi belajar karena jenuh belajar melalui
daring terus serta menumpuknya tagihan tugas belajar.
Kultur budaya, literasi dan keterampilan mengajar guru yang
belum siap melakukan pembelajaran daring dikala pandemi
menjadi simalakama. Bagaimana guru harus terampil
mengajar dengan perencanaan yang bagus, metode yang
tepat dan siswa melakukan proses belajar secara lebih terbuka
untuk mewujudkan aktivitas tersebut secara berbeda.

Misal guru tidak melakukan hal yang sama dan berulang untuk
suatu konsep, untuk menghindari jawaban yang sama. Ilustrasi
sederhana menghitung rata-rata tidak selalu menjumlahkan
suatu angka dan membaginya. Penyajiannya dapat dilakukan
mendata berapa umur adik, kakak, ayah dan ibu yang ada di
rumah untuk dihitung rata-ratanya. Konsep sama, angka dan
hasil yang diperoleh berbeda.
Implementasi kegiatan belajar tematik ‘Memasak Fun Di
Rumah’ bersifat terbuka dan fleksibel. Kegiatan yang
disuguhkan hanya sebagai ‘pertimbangan’ aktivitas yang bisa
dipilih, namun siswa boleh menentukan aktivtas yang lain.
Ilustrasi sebagai berikut, menentukan menu makanan, jenis
bahan, memasak untuk berapa anggota keluarga, jenis
peralatan yang digunakan dan berapa besarnya biaya yang
dibutuhkan. Semua terbuka menyesuaikan kondisi nyata di
keluarga masing-masing. Besaran biaya masak setiap anak
pada setiap keluarga pasti berbeda, sehingga realisasi
Matematika menjadi sangat variatif.

Semangat berbagi, bekerja sama, bahan dan zat yang
digunakan serta bagaimana membersihkan secara runtut
dapat diisi konten Aqidah Akhlaq, PKn, IPA dan Fiqih.
Siswa mendengarkan suara guru itu sudah kebahagian
tersendiri, apalagi melihat dan menyapa walau sekejap.
Penyampaian bahan ajar tematik melalui drvie thru sebagai
salah satu cara seru mengobati rindu siswa-guru dan
madrasah. Baik orang tua maupun siswa yang hadir tetap
wajib mematuhi prokol kesehatan dengan menggunakan
masker dan jaga jarak. Futena nemas said kls 8A yang hadir
disitu didampingi orang tuanya mengaku sangat senang
dengan kegiatan tematik yang dapat dilakukan di rumah
bersama ibunya “sangat senang bisa masak bersama ibu, nanti
rencananya mau masak sayur sop”.
Bahan ajar tematik tersebut berisi satu kegiatan yang dapat
dilakukan oleh siswa di rumah. Satu kegiatan bisa diakses
oleh beberapa bidang studi, siswa tidak terbebani banyak
tugas sehingga efektivitas belajar terpenuhi. Beberapa bidang
studi terintegrasi secara esensi, satu kegiatan sekian pelajaran
menyatu ‘ngejus’. Siswa melakukan kegiatan memasak
bersama keluarga merencanakan, mengelola, mengolah, dan
membagikan masakan. Rangkaian kegiatan memasak tersebut
dimulai dari mencuci bahan makanan, memasak, menyajikan,
membagikan, dan memberikan tanggapan umpan balik
memasak fun bersama keluarga. Fun, sehat dan belajar
bermakna lebih mudah tercapai sehingga imun kuat.
Lebih lanjut Sutirjo, Kepala Madrasah MTsN 6 Malang
menuturkan ‘pembelajaran tematik menekankan pada belajar
FUN bersama keluarga, anak tersenyum itu sudah cukup.
Belajar bukan semata-mata menagih pada capaian
kompetensi, apalagi tagihan soal yang bertubi bikin stres
siswa. Semoga kedepannya variasi pembelajaran seperti ini
dapat diperkaya lagi dengan tema-tema yang lebih
menyenangkan dan kontekstual, sehingga siswa dapat belajar
dengan happy’ ungkap beliau diakhir wawancara.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *