Supervisi Virtual Melalui WA Grup Berbasis Ruang Kolaborasi

Menurut Sutirjo Kepala MTsN 6 Malang Supervisi di MTsN 6 Malang haruslah berfungsi pada pendampingan dalam menemukan akar permasalahan dan tindak lanjut dari KBM Daring secara NATURAL. Supervisi yang bersifat mekanis hanya ceklis diubah menjadi feedback temuan otentik, menuliskan pengalaman pembelajaran nyata bukan hanya sekedar konsep-konsep belaka. Sehingga pada akhirnya diperoleh temuan pengalaman belajar yang natural dan perbaikan dalam perencanaan, jelasnya (30/3).

Berangkat dari pemikiran tersebut, maka MTsN 6 Malang berkomitmen untuk melaksanakan “Supervisi Virtual Melalui WA Grup Berbasis Ruang Kolaborasi”. Dengan memanfaat Ruang Kolaborasi, semua laporan hasil diskusi pasca supervisi virtual dapat di cek secara langsung kapanpun dan dimanapun secara mudah. Bukan hanya itu saja, Supervisi dengan metode seperti ini juga sangat detail. Sebab, pertanyaan feedback yang diberikan mendorong guru untuk menemukan dan memikirkan akar permasalahan dan tindak lanjut yang tepat.

Sisi natural juga dapat terlihat dari materi yang disampaikan oleh guru mapel. Salah satu contohnya adalah supervisi mapel matematika oleh Bu Nurul Hasanah yang mengintegrasikan karakter positif dengan rumus matematika. “Karakter pantang menyerah dalam matematika dapat direalisasikan dengan menghitung luas benda tabung yang ada di rumah” tuturnya. Menanggapi usaha seluruh guru dalam mengerjakan laporan hasil supervisi di Ruang Kolaborasi, Sutirjo mengatakan bahwa tidak ada pekerjaan besar yang dilakukan tanpa perjuangan dan kerja keras.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *