Guru Naik Kelas, Pembelajaran Makin Berkelas! MTsN 6 Malang Perkuat Growth Mindset dan Lesson Study

Guru profesional adalah pendidik yang senantiasa membuka diri terhadap pengetahuan baru, mengembangkan kemampuan, dan menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Bertumbuh, Pembelajaran Berkualitas yang diselenggarakan MTs Negeri 6 Malang pada 23–26 Oktober 2026.

Melalui penguatan Growth Mindset dan Lesson Study, kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah untuk mendorong peningkatan kompetensi guru sekaligus mewujudkan proses pembelajaran yang lebih bermutu. Para peserta diajak untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mengenali kebutuhan belajar peserta didik, serta merancang pembelajaran yang inovatif, relevan, dan bermakna.

Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang bagi guru untuk memahami pentingnya pola pikir bertumbuh (Growth Mindset). Konsep ini menekankan bahwa kemampuan dan keterampilan dapat terus ditingkatkan melalui kemauan belajar, latihan yang berkelanjutan, kerja sama, serta evaluasi diri. Dengan cara pandang tersebut, berbagai kendala dalam proses pembelajaran dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran untuk menemukan solusi dan meningkatkan kualitas pengajaran.

Pemateri Berpengalaman, Perluas Perspektif Pendidikan

Untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan peserta, kegiatan bimtek menghadirkan sejumlah narasumber dari lingkungan pemerintahan, perguruan tinggi, dan madrasah.

Drs. Sahid, M.M., selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, menyampaikan materi mengenai kebijakan Kementerian Agama dalam bidang pendidikan. Materi tersebut menekankan pentingnya peran guru sebagai pendidik yang dinamis, mampu mengikuti perkembangan zaman, serta memahami perubahan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.

Wawasan peserta juga diperkuat oleh Nurul Rahmawati, M.Pd., dan Neny Wahyuningtyas, M.Pd., yang merupakan dosen Universitas Negeri Malang. Keduanya turut memberikan perspektif akademis dan penguatan praktik pendidikan untuk mendukung pengembangan profesionalisme guru.

Sementara itu, Rahmita Mekatronika, S.Pd., dari MTsN 6 Malang, turut berkontribusi dalam memberikan penguatan mengenai pengembangan pembelajaran dan penerapan praktik-praktik baik di lingkungan madrasah.

Keberagaman latar belakang narasumber diharapkan dapat memperluas sudut pandang para guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Dari Pemahaman Menuju Praktik Pembelajaran

Pelaksanaan bimtek tidak hanya berorientasi pada penyampaian teori, tetapi juga menekankan keterlibatan aktif peserta selama kegiatan berlangsung. Berbagai metode pembelajaran diterapkan, antara lain ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, refleksi individu, kerja kelompok, dan simulasi.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah penguatan Lesson Study, sebuah pendekatan kolaboratif yang mendorong guru untuk bersama-sama merencanakan, melaksanakan, mengamati, dan mengevaluasi pembelajaran. Melalui kegiatan ini, guru berkesempatan mengikuti praktik pembelajaran terbuka (Open Class), melakukan observasi, serta mendiskusikan hasil pengamatan untuk menentukan perbaikan yang diperlukan.

Pendekatan tersebut membantu guru melihat pembelajaran dari sudut pandang yang lebih luas. Keberhasilan mengajar tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menyampaikan materi, tetapi juga oleh pemahaman terhadap proses belajar peserta didik, keterlibatan mereka di kelas, dan ketercapaian tujuan pembelajaran.

Oleh karena itu, refleksi menjadi bagian penting dalam proses pengembangan profesional guru. Hasil pengamatan dan diskusi dapat digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki metode, memilih strategi yang lebih tepat, serta menciptakan suasana belajar yang mendukung perkembangan peserta didik.

Tindak Lanjut untuk Membangun Kolaborasi Guru

Peningkatan kompetensi pendidik membutuhkan proses yang berkesinambungan, bukan hanya melalui pelatihan sesaat. Atas dasar itu, MTsN 6 Malang menyiapkan sejumlah langkah tindak lanjut agar pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama bimtek dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

Langkah tersebut mencakup pembentukan kelompok Lesson Study, pelaksanaan kegiatan secara berkala, penguatan komunitas belajar guru, pendokumentasian praktik baik, serta pertukaran pengalaman antarguru. Madrasah juga mendorong pelaksanaan refleksi pembelajaran secara rutin dan penyusunan rencana pengembangan kompetensi bagi setiap guru.

Di samping itu, hasil kegiatan Lesson Study direncanakan menjadi bagian dari penguatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) internal madrasah. Monitoring dan evaluasi akan dilakukan untuk meninjau pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu ditingkatkan.

Melalui berbagai langkah tersebut, madrasah berupaya menumbuhkan lingkungan kerja yang mendukung guru untuk saling belajar, berbagi pengetahuan, bekerja sama, dan melakukan perbaikan secara konsisten. Budaya belajar yang kuat di kalangan pendidik diharapkan menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah.

Guru Terus Bertumbuh, Pembelajaran Semakin Bermutu

Kegiatan Bimtek Guru Bertumbuh, Pembelajaran Berkualitas menjadi bagian dari upaya MTsN 6 Malang dalam memperkuat mutu pendidikan melalui pengembangan profesionalisme guru. Penguatan Growth Mindset dan Lesson Study diharapkan tidak berhenti pada pemahaman konsep, tetapi berlanjut menjadi praktik nyata yang diterapkan secara konsisten di ruang kelas.

Guru yang terus mengembangkan diri akan lebih siap menghadapi tantangan pendidikan dan merespons kebutuhan peserta didik yang beragam. Melalui kolaborasi, refleksi, dan inovasi pembelajaran, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang semakin efektif dan bermakna.

Pada akhirnya, peningkatan kualitas pendidikan berawal dari kemauan pendidik untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Semangat inilah yang diharapkan tumbuh dan mengakar di MTsN 6 Malang, sehingga budaya belajar tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan guru, tetapi juga tercermin dalam kualitas pembelajaran yang dirasakan oleh setiap peserta didik.

Bagikan:

Tags

Related Post