Ikuti UAMBN-BK MTsN 6 Malang Wajibkan Siswa Cuci Tangan Sebelum Masuk Ruang

  • mtsn 6 malang cuci tangan

Kabupaten Malang (MTsN 6 Malang) – Pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK) di MTsN 6 Malang pada hari pertama berjalan lancar dan tidak ada kendala maupun hambatan jaringan internet maupun penerangan listrik.

Selain itu sebagai antisipasi penyebaran virus corona, pihak MTsN 6 Malang mewajibkan seluruh peserta ujian untuk cuci tangan menggunakan sabun sebelum memasuki ruang ujian. Bukan hanya siswa, seluruh guru dan pengawas juga diwajibkan cuci tangan. Antrean panjang di depan tempat cuci tangan terlihat menjelang waktu memasuki ruang ujian, “Ya antisipasi saja. Pencegahan dini. Jadi harus sering-sering cuci tangan. Takut kalau sampai terkena corona” ungkap Vemas sambil cuci tangan.

Penyelenggaraan UAMBN-BK di MTsN 6 Malang diikuti sebanyak 226 siswa.
Mata pelajaran yang diujikan itu antara lain pada hari pertama (Rabu 20/3) Alquran hadist, hari kedua (Kamis 21/3) Fiqh dan hari ketiga (Jumat 22/3) Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). “Semoga UAMBN-BK hingga hari ketiga tidak ada kendala baik jaringan internet maupun penerangan listrik” kata Bu Umi salaku proktor ruang 3 ditengah mempersiapkan komputer.

Pelaksanaan ujian dilaksanakan dalam tiga sesi menggunakan tiga ruang mulai pukul 07.30 WIB sampai pukul 14.30 WIB dengan waktu menjawab soal selama 90 menit. Sedangkan madrasah menyiapkan 108 laptop yang dapat digunakan seluruh peserta UAMBN-BK di MTsN 6 Malang.

Para siswa siap 100 persen mengikuti UAMBN-BK, sehingga peserta tidak panik dan bingung untuk mengisi jawaban soal melalui komputerisasi. Sebab, pihak sekolah mengoptimalkan persiapan sebelumnya dengan pengayaan mata pelajaran yang diujikan melalui kegiatan belajar mengajar (KBM). Selain itu juga simulasi pengisian jawaban menggunakan komputer dan gladi untuk menghadapi ujian itu. “Deg deg an sih. Tapi sudah simulasi dan selama kegiatan pembelajaran juga sudah latihan soal terus, jadi insyallah siap 100 persen” kata salah satu peserta ujian saat akan memasuki ruang ujian.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *