Tak Menyangka Raih Anugerah Konstitusi Kemenag Jawa Timur

Di samping mencetak siswa-siswi unggul, MTsN 6 Malang membuahkan pendidik yang berprestasi. Emi Andayani S.Pd., guru PKn MTsN 6 Malang meraih juara 2 lomba Anugerah Konstitusi tingkat Jawa Timur pada Kamis (6/9/2018). Anugerah Konstitusi adalah lomba yang diadakan oleh Mahkamah Konstitusi yang bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan Nasional dan Kementrian Agama untuk memilih guru-guru handal dalam mendorong berkembangnya budaya sadar berkonstitusi pada anak didiknya.
Ada lima aspek yang dinilai yaitu portofolio kumpulan prestasi maupun kinerja dari sekolah setempat, evaluasi diri dalam pemahaman konstitusi di sekolah, karya tulis ilmiah mengenai metode maupun media pembelajaran pada siswa, dan wawancara serta presentasi yang dilasanakan di Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur. “Saya membuat karya tulis ilmiah bertajuk Rasionalisasi, Implementasi, Kesadaran Berkonstitusi melalui Pembelajaran PKn”, jelas Bu Emi.
Meski Bu Emi sempat mengalami banyak kendala selama menyelesaikan karya ilmiah maupun lainnya, beliau tetap memiliki semangat yang tinggi untuk menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawabnya. Dr. Sutirjo, M.Pd., Kepala MTsN 6 Malang, mengaku sangat bangga dengan capaian Ibu Emi. Beliau sempat berpesan, “Dinikmati dengan landai, takdir terbaik pasti menjumpai.” Pesan tersebut beliau sampaikam ketika Ibu Emi sempat merasa down setelah terpilih sebagai nominator peserta Anugerah Konstitusi. Berkat kasih sayang Tuhan, Ibu Emi yang mengaku tak menyangka akan mendapatkan penghargaan ini dapat menjadi sang Juara 2.
Untuk menyambut kemenangan yang diraih oleh Ibu Emi, tim hadrah MTsN 6 Malang mengalunkan Thola’al badru ‘alaynâ di koridor depan gerbang sekolah. Penyambutan ini dimeriahkan oleh kepala madrasah, guru-guru, dan siswa-siswi MTsN 6 Malang yang juga menyenandungkan Thola’al badru ‘alaynâ. Tabuhan dan alunan marawis berkumandang semakin kencang sekencang tangis haru Bu Emi yang terkejut atas sambutan di Jumat pagi (07/09) tersebut.
Tak sampai di sini, kebahagiaan yang menyelimuti warga MTsN 6 Malang masih berlanjut ketika siswi-siswi dari kelas IX G memberikan ucapan selamat kepada wali kelas mereka, yang tak lain Ibu Emi. Mereka memberikan buket bunga rangkaian mereka sendiri dan sepucuk puisi mengharu biru. Salah seorang siswi, Cindrawangi membacakan puisi berjudul “Guruku” langsung di depan Ibu Emi disaksikan Bapak Kepala Madrasah, Para Waka, dan beberapa guru serta siswi. Inilah syafaat dari Tuhan Yang Maha Esa dan satu pelajaran simple yang dapat dipetik dari perjuangan Ibu Emi “Tangismu adalah Bahagiamu”. (nna)

You may also like...

2 Responses

  1. TYRA says:

    nice artikel, and thanks for sharing, walau tidak terlalu lengkap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *