Workshop Peningkatan Mutu Guru

  • mtsn 6 malang workshop 2020

MTsN 6 Malang pada tanggal 2 dan 4 Januari 2020 menyelenggarakan Workshop Peningkatan Mutu Guru dalam Rangka Pemantapan Penerapan Kurikulum. Kegiatan tersebut dilaksanakan menjelang dimulainya pembelajaran semester genap 2019-2020 untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran “DILACI” dinamis, bernilai, dan kecil yang diikuti seluruh guru beserta karyawan MTsN 6 Malang.

Bu Rahmi selaku Wakil Kepala Bidang Kurikulum dalam pembukaan kegiatan workshop menyampaikan bahwa prinsip pembelajaran DILACI merupakan realisasi dari Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Kemendikbud. “Apa yang akan kita lakukan pada hari ini sudah sesuai dengan isi dari surat edaran yang dikeluarkan oleh kemendikbud pada tahun 2019. Namun, sebenarnya Kemenag dalam Juknis Pembuatan RPP tahun 2018 sudah menyebutkan bahwa RPP dapat berbentuk bagan, kolom, atau narasi. Sehingga, RPP 1 lembar yang akan kita kerjakan sudah sesuai dengan Kemendikbud maupun Kemenag” ungkap Bu Rahmi saat membuka kegiatan workshop.

Kegiatan workshop tersebut dilanjutkan dengan penjelasan sistematika penyusunan RPP DILACI yang disampaikan oleh Bapak Sutirjo selaku Kepala MTsN 6 Malang. Dalam memberikan penjelasan, Bapak Sutirjo mengingatkan untuk tetap berpedoman pada 5 Karakter Abhikarsya sebagai ciri khas setiap kegiatan di MTsN 6 Malang. “Pastikan kegiatan dasar siswa bersifat fleksibel dan mendorong
mengajak berpikir memecahkan masalah. Munculkan salah satu karakter Abhikarsya: Kreatif, Entrepreneur, Sinergi- koneksitas, CIP, Religius) yang mencerminkan karakter kuat kompetensi
dasar-materi” ungkap Bapak Sutirjo di tengah penjelasannya.

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari Kepala Madrasah dan guru MTsN 6 Malang. Karena peserta workshop dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di MTsN 6 Malang untuk menyukseskan pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan potensi siswa.
“Menyederhanaan RPP menjadi 1 lembar tentu menguntungkan guru karena dapat mempermudah dan mempersingkat waktu menyiapkan perangkat pembelajaran” ujar Pak Agus Setyo guru mata pelajaran Penjaskes.

Selain itu, Kepala Madrasah yang ikut terlibat secara langsung serta aktif menanggapi berbagai pertanyaan dalam kegiatan workshop, merupakan bentuk kepedulian Kepala Madrasah dalam upaya meningkatkan kualitas guru MTsN 6 Malang. Sehingga diharapkan untuk ke depannya guru dan juga karyawan MTsN 6 Malang dapat mempersiapkan perangkat pembelajaran lebih awal dan lebih baik lagi.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *