Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti gerbang MTsN 6 Malang pada pagi hari ketika para siswa datang ke madrasah bersama ayah mereka. Melalui program GAMAS (Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah), MTsN 6 Malang mengajak para ayah untuk mengambil peran lebih aktif dalam mendampingi tumbuh kembang anak melalui momen sederhana, namun penuh makna, yaitu mengantarkan putra-putrinya ke sekolah.

Program ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah untuk membangun karakter peserta didik. Kehadiran ayah di pagi hari bukan sekadar mengantar anak hingga gerbang madrasah, tetapi juga menjadi bentuk perhatian, dukungan, dan kasih sayang yang mampu menumbuhkan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan diri anak dalam menjalani aktivitas belajar.
Berbagai momen hangat tampak ketika para siswa berpamitan kepada ayah mereka. Ada yang mencium tangan dengan penuh hormat, ada yang saling tersenyum, bahkan ada pula yang menyempatkan berfoto bersama sebelum memasuki lingkungan madrasah. Interaksi sederhana tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan emosional antara ayah dan anak yang diharapkan terus terjalin dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MTsN 6 Malang menyampaikan bahwa pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga. Kehadiran ayah dalam kehidupan anak memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan sikap disiplin, tanggung jawab, kemandirian, serta rasa percaya diri.

Melalui GAMAS, MTsN 6 Malang ingin menumbuhkan kesadaran bahwa keterlibatan ayah dalam pendidikan anak merupakan investasi berharga bagi masa depan. Peran ayah sebagai teladan, sahabat, sekaligus pemberi motivasi akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan akademik maupun sosial emosional peserta didik.
Program ini juga sejalan dengan komitmen MTsN 6 Malang dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang ramah anak, berkarakter, dan berorientasi pada penguatan kolaborasi antara madrasah, orang tua, serta masyarakat. Dengan komunikasi dan keterlibatan yang baik, proses pendidikan akan menjadi lebih optimal sehingga mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, mandiri, dan berprestasi.

Melalui GAMAS, MTsN 6 Malang berharap budaya keterlibatan ayah dalam mendampingi pendidikan anak dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan positif di lingkungan keluarga. Sebab, langkah kecil berupa mengantar anak ke sekolah setiap pagi dapat menjadi awal lahirnya generasi yang tangguh, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan.
“Ayah yang hadir bukan hanya mengantarkan anak menuju gerbang sekolah, tetapi juga mengantarkan mereka menuju masa depan yang penuh harapan. Bersama keluarga yang kuat, MTsN 6 Malang terus membangun generasi berkarakter, berprestasi, dan bermartabat.”






