Workshop Guru Literasi Numerasi Berbasis AI KK MTsN 6 Malang Hadirkan Pakar Universitas Negeri Malang

Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21, Kelompok Kerja (KK) MTsN 6 Malang menyelenggarakan Workshop Guru Literasi Numerasi Berbasis Artificial Intelligence (AI) yang diikuti oleh para guru TKA. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas pendidik dalam mengintegrasikan literasi, numerasi, dan teknologi kecerdasan buatan ke dalam proses pembelajaran yang inovatif.

Workshop menghadirkan narasumber, Dr. Imam Rofiki, S.Si., M.Pd., dosen Pendidikan Matematika Universitas Negeri Malang yang memiliki kepakaran di bidang pembelajaran matematika, media pembelajaran, literasi numerasi, dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Beliau aktif melakukan penelitian serta pengembangan media pembelajaran dan telah menghasilkan berbagai karya ilmiah maupun inovasi pendidikan.

Dalam paparannya, Dr. Imam Rofiki menegaskan bahwa Artificial Intelligence bukanlah pengganti guru, melainkan mitra yang dapat membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran. Menurutnya, pemanfaatan AI harus diarahkan untuk mendukung kreativitas guru dalam merancang pembelajaran, menyusun asesmen, membuat media interaktif, hingga menganalisis hasil belajar peserta didik secara lebih efektif.

“Guru tetap menjadi aktor utama dalam pendidikan. AI hadir sebagai alat bantu yang dapat mempercepat pekerjaan, memberikan inspirasi, dan membantu menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna. Namun nilai-nilai karakter, keteladanan, dan sentuhan kemanusiaan tetap tidak dapat digantikan oleh teknologi.”

Selain membahas konsep dasar AI dalam pendidikan, peserta juga memperoleh praktik langsung mengenai cara memanfaatkan berbagai platform berbasis AI untuk menyusun perangkat ajar, membuat soal literasi dan numerasi, menyusun rubrik penilaian, hingga menghasilkan media pembelajaran yang menarik. Seluruh materi dikemas secara aplikatif sehingga mudah diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di madrasah.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para guru aktif berdiskusi mengenai peluang dan tantangan penggunaan AI di kelas, sekaligus berbagi pengalaman dalam mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Melalui workshop ini, KK MTsN 6 Malang berharap para guru semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu mengintegrasikan literasi, numerasi, dan kecerdasan buatan secara bijaksana dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, madrasah diharapkan mampu melahirkan peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan era digital.

Workshop ini menjadi salah satu komitmen KK MTsN 6 Malang dalam meningkatkan profesionalisme guru sekaligus mendukung transformasi pendidikan madrasah yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.

Bagikan:

Tags

Related Post